Jam 4.30 pagi, adalah waktu yang paling baik untuk memulai aktivitas di pagi hari, memang gak semua orang bisa bangun jam segitu, termasuk aku sendiri 😹.
Entah kesambet apa aku bangun gak tau jam, kerasanya pagi buta banget, ternyata adzan subuh telah memanggil. Memang hidayah Allah, siapa yang ngira aku bangun subuh-subuh, berangkat ke masjid sama ayah. Semoga bisa terus seperti ini (aaaamiiiiin...)
Oya, banyak hal dan kejadian yang belum aku post setelah postingan terakhir, ada HUT APS, Liburan Semester, Pelantikan Unit, Seleksi STM, Sepatu baru, dan GT STM. Mungkin aku post satu-satu, kalo sempet.
Aaand the last but not the least, selamat pagi dunia (gak).
Selamat beraktivitas.....
Purwokerto, 25 Januari 2016
Senin, 25 Januari 2016
Revelasi
Hari yang panjang, penuh sesal, tak ingin ku ingat.
Hanya ini saksi tulisan akan hari ini.
Pernah gak dapet sial tapi yang cuma bisa disalahin itu diri sendiri? Kurang lebih itu yang ku alami.
Aku belum pernah ngalamin sebelumnya, tapi aku ingin merubahnya secepat mungkin.
Entah mungkin lagi laper atau bagaimana, hati mangkel terus, dongkol. Bikin mental down seketika.
Dia bara apiku, pembakar tungku semangat untuk menjalani hari-hari.
Mawar putih yang menjaga terang jalanku di malam gulita.
Permata yang memancarkan indahnya cahaya nan lembut sinar matahari di siang terik yang membakar kulit.
Alasan mengapa ku masih ada di sini.
Entah, kuyakin dia lah tulang rusukku.
Seandainya keadaan masih seperti sedia kala, aku akan tetap sama.
Ya, masih sama.
Hanya ini saksi tulisan akan hari ini.
Pernah gak dapet sial tapi yang cuma bisa disalahin itu diri sendiri? Kurang lebih itu yang ku alami.
Aku belum pernah ngalamin sebelumnya, tapi aku ingin merubahnya secepat mungkin.
Entah mungkin lagi laper atau bagaimana, hati mangkel terus, dongkol. Bikin mental down seketika.
Dia bara apiku, pembakar tungku semangat untuk menjalani hari-hari.
Mawar putih yang menjaga terang jalanku di malam gulita.
Permata yang memancarkan indahnya cahaya nan lembut sinar matahari di siang terik yang membakar kulit.
Alasan mengapa ku masih ada di sini.
Entah, kuyakin dia lah tulang rusukku.
Seandainya keadaan masih seperti sedia kala, aku akan tetap sama.
Ya, masih sama.
Langganan:
Postingan (Atom)